28 March 2013

Dear Diary,


Aku masih belum bisa melupakan Abi. Oh ya, everything is getting better. Tia membalas sms-ku. Setidaknya itu lebih baik. Oh ya, hari ini aku ceroboh. Aku meninggalkan belanjaanku di C-Mart. Aku terburu-buru pergi dari sana karena ingin segera mengambil tasku di bawah. Tetapi sebelumnya aku solat dulu, surau cukup ramai sore tadi. Lalu aku bergegas ke bawah, mengambil tas dan jaketku. Sesampai di sana, ternyata bukan mas-mas tadi yang menjaga konter, untung saja. Aku pun segera membeli es krim. Aku salah mengatakan kepada Mbak penjual es krim. Kubilang aku mau rainbow padahal sebenarnya yang ada di kepalaku adalah strawberry. Mbak itu kaget dan menatapku, nanar. Aku tersenyum. Aku segera menuju U-Mobile konter setelahnya. Ada petugas lelaki yang menanyakan apa yang harus ia bantu. Kubilang padanya, paket internetku habis. Ia pun mengambil handphoneku dan mengecek apa yang terjadi. Aku sebenarnya tidak masalah. Tetapi dia memperhatikan handphoneku. Ia memegangnya, memutarbalikkannya. Setelah itu ia bertanya mengenai harga dari benda putih di tangannya itu. Aku diam saja. Lalu aku berfokus kepada perempuan di sampingku. Ia menjelaskan kepadaku dimana service center U-Mobile terdekat. Mereka tertawa bersama setelah akhirnya menyatakan bahwa tempat terdekat adalah Butterworth. Perlu kamu tahu, itu bisa ditempuh dengan tiga jam naik bus. Aku pun ikut tertawa. Aku pulang dengan tanda tanya kenapa pria tadi tidak lagi berbicara kepadaku.

Sayangnya, motorku masih sulit dinyalakan. Aku pun baru ingat bahwa aku harus mengisi bensin di Caltex, Petronas atau dimanapun itu. Tahu kenapa? Karena bensin di tempat aku biasa mengisi ulang memiliki campuran yang tidak bagus. Mungkin mereka mencampurnya dengan bahan-bahan yang tidak baik. Aku pun pulang dengan hati-hati. Lalu aku menuju Caltex untuk mengisi bensin. Benar saja, Si Ganteng langsung bisa dinyalakan setelahnya. Aku menuju CIMB Bank begitu ingat kalau uangku habis. Sepertinya lima puluh ringgit tidak cukup buatku. Aku cukup boros karena ada pengeluaran lain juga, sih. Hatiku pulang dengan gembira. Itu semua karena aku berhasil membeli barang-barang yang selama ini aku idamkan, stabilo, kain pencuci motor dengan sabun pencucinya dan kaos kaki untuk berkuda. Itu semua aku beli hari ini. Di sepanjang perjalanan, aku berpikir tentang siapa saja yang aku temui. Ketika di C-Mart aku beremu Goke. Anehnya, dia biasa saja denganku. Lalu aku mengobrol dengan Audi, dia sombong dan cuek. Aku tidak tahu bagaimana berinteraksi baik dengan orang lain. Semoga saja esok lebih baik. Sampai jumpa. 


Chandini



No comments: