Satu kata buat September:
Sibuk. Iya, akhirnya gue mendapatkan
kembali kesibukan gue. Yang selama ini gue kangenin dan idam-idamkan. Gue emang
udah plan buat sibuk biar nggak bosen seperti semester lalu. Di awal bulan gue
yang baru balik liburan dari KL harus direpotkan dengan Colloquium di School
dan College. Colloquium itu semacam presentasi research gitu, Sob xD Di saat
sibuk-sibuknya seperti itu gue masih sempet jalan-jalan ke Thailand. It was
totally fun x) Lalu gue mulai bekerja, seperti biasa, tempat kerja gue dari
dulu sampai sekarang: makmal. Buat lo yang tahu cukup senyum saja jangan
tertawa xD Karena harus diakui pekerjaan ini adalah pekerjaan paling mudah dan
menyenangkan. Walaupun kadang, you have no idea what you should do for a whole
day just sit in front of computer. Yes, but doing this job, is like..you sit on
the chair and you’ll be paid for every hour. Tempting? Absolutely! xD
Gue juga memutuskan untuk bekerja
di tempat lain dengan jenis pekerjaan yang berbeda. Top up counter alias kounter pulsa adalah
sasaran gue. Gajinya lumayan: RM 2.50/hour + RM 5 (full time) + other
commissions. Jadi kalau bekerja full time seharian, boss akan memberikan
tambahan gaji sebesar 5 ringgit. Belom ditambah dengan komisi untuk penjualan
sim card dan broadband. So, tanpa pikir panjang gue ambil pekerjaan ini. Di
awal minggu, gue masih santai..karena tempat kerja gue deket banget dari rumah.
Ibarat suster tinggal ngesot xD Oh nggak juga sih, lima menit jalan kaki menuju
lab computer / makmal. Kalau top up counter memang lebih jauh, letaknya di Mall
kampus yang bisa ditempuh sekitar paling lama lima belas menit jalan kaki. Gue
bekerja makmal di hari Rabu dan Jumat lalu Kamis dan Sabtu untuk top up
counter. Semua pekerjaan adalah sehari penuh atau full time. Capek? Banget xD
Tetapi buat gue yang lagi semangat karena kembali menemukan “kesibukan”..sama
sekali nggak ada rasanya. Justru seneng dan selalu bilang..”Hey, I’m back!”
Minggu kedua, gue mulai
kelabakan. Dikarenakan, semua plan berubah. Tadinya gue dijanjikan bisa
menempati kamar di daerah sekitar tempat kerja gue tersebut. Namanya asrama “Maybank”
letaknya di dalam kampus. Namun, karena satu dan lain hal, gue tidak bisa
mendapatkan kamar dan harus bolak balik dari Kachi ke dalam kampus. Asrama gue
namanya Bukit Kachi / SME Bank, 3 KM dari kampus. Tempatnya bagus, seperti di
villa Puncak xD Hanya satu kekurangannya: jauh. So di minggu kedua, gue ingin
mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kak Ana yang telah meminjamkan
kamarnya kepada gue. Ya, gue menginap di kamar Kak Ana start gue bekerja di
Makmal hari Rabu sampai dengan Sabtu. Sekitar 4 malam dan 5 hari xD Minggu itu kacau
balau karena kerja gue cuma berangkat kerja...pulang...tidur. Bangun..kerja..pulang..kerja lagi..begitu terus sampai besoknya. Gue tidak lain seperti robot yang diset buat kerja, kerja dan kerja.
Minggu ketiga, gue sudah menghapus beberapa slot
gue di makmal. Gue sadar kalo gue nggak bisa kerja terlalu banyak seperti itu.
Gue bekerja hari Selasa, Rabu dan Jumat. Namun, di satu malam gue sempet bingung mau tidur dimana. Hari itu hari Rabu
dan gue bekerja sampai jam 11 malam. Besok paginya, gue harus bekerja di top up counter. Sayang banget kalau gue harus kembali ke Kachi. Gue sudah bertanya kepada beberapa orang
apa gue bisa menginap sementara di kamarnya tetapi ternyata tidak bisa.
Untung tidak bisa diraih, malang tidak bisa ditolak. Gue yang udah bawa baju
berjubel, satu tas besar buat 4 hari ternyata harus balik lagi ke kamar. Roommate gue, Kak Afniey, bingung kenapa tiba-tiba gue kembali muncul ke kamar. Gue cuma jawab kalo gue nggak dapat kamar buat tidur. Haha Gue merasa bodoh dan naas xD Beberapa
menit kemudian, boss top up mengirim pesan kalau besok gue nggak
usah bekerja. Wah, ini namanya “blessing in disguise.” Gue diselamatkan oleh
Allah SWT dari bermalam yang percuma. Kalau aja gue menginap di dalam kampus
akan sia-sia karena besoknya gue tidak ada kerja di top up counter.
Memang Allah SWT selalu tahu yang terbaik buat kita xD
Hari ini gue menyelesaikan
pekerjaan gue di top up counter pukul 2 siang. Gue pindah tempat kerja ke Mall
Kachi. Iya, sepertinya boss mengerti kalau gue, anak-yang-tinggal-di-villa,
nggak bisa kerja jauh. Jadi boss menempatkan gue di sini, di asrama gue. FYI,
asrama gue ada Mall-nya, Bok xD Asrama gue memang sudah didesain dengan fasilitas
lengkap. Dari mulai masjid, lapangan bola, hall olahraga, sampai mall. Belom
lagi sama pemandangan indahnya yang susah didapatkan di asrama lain. That’s why
I love Kachi xD Buat yang asramanya bukan di Kachi, jangan tersindir ya..x)) Minggu depan adalah awal Oktober. Gue sudah men-set ulang jadwal kerja gue.
Gue memutuskan untuk memberhentikan kerja makmal. Ya, gue cukup dengan kerja
top up dan selebihnya gue fokus ke research. Kasihan jurnal-jurnal itu, nggak
tega gue lihatnya berdebu dan berserakan x)) Dan, kalau gue kerja terus yang
ada nanti kuliah gue nggak terurus.haha So, besok gue akan mulai minggu yang
baru dengan jadwal yang insha Allah bakal lebih menyenangkan. Gue akan bekerja
seminggu dua kali saja: Selasa dan
Sabtu. Dan hari lain bakal gue gunakan untuk research, olahraga, berkuda,
santai-santai xD Banyak banget janji-janji yang belom gue tepatin ke diri
sendiri. Gue harus menulis lagi Catatan Harian Tunisia, Edisi Tunisia Stranger,
Melukis, dan lainnya. Gue pikir lebih baik gue mencurahkan tenaga dan pikiran
gue ke passion. Passion gue yang akhirnya gue temukan sejak lama: menulis,
melukis, membuat film, fashion : Arts.
Banyak banget pelajaran yang bisa
diambil di bulan ini: (1) Jangan mengharapkan orang lain. Di sini, gue sempat
berharap untuk mendapatkan kamar di Maybank yang bisa gue jadikan tempat
singgah. Gue positif mendapatkan kamar tersebut karena gue juga sudah tinggal
seminggu selama di sana. Namun, kita memang tidak bisa berharap pada orang
lain. Manusia bisa berubah dan kita harus siap dengan keadaan terburuk
sekalipun. (2) Waktu sangat berharga. Gue agak santai semester lalu karena
tidak ada pekerjaan. Di bulan ini gue belajar kalau even satu menit itu sangat
berharga untuk gue yang punya banyak pekerjaan. (3) Belajar bekerja di top up
counter. Satu hal yang gue senengin dari pekerjaan baru adalah kita bisa
belajar banyak hal. Dari mulai belajar tentang gimana menghitung pengeluaran
dan pemasukan, mengatur barang-barang yang ada di kedai: top up card, charger,
screen protector, handphone casing), sampai belajar tentang sopan santun. Kalau
makan ya mbok jangan di depan customer. Manfaatkan waktu istirahat dengan baik,
kalau keluar toko jangan lama-lama, sampai berpikir dan melayani customer
dengan cepat. Kita juga dapat teman baru, pengetahuan baru dan masih banyak
lagi. Termasuk skill untuk mempromosikan suatu product xD (Bakat menjadi sales promotor) x)) So, I love the experience x) (4) Jangan terlalu idealis. (5) Jangan mudah
percaya dengan orang lain. (6) Hati-hati kalau berbicara (7) Kurangi
kecerobohan (8) Selalu berpikir positif tentang diri sendiri.
Kalau ditanya, buat apa sih gue
kerja banyak begitu? Banyak manfaatnya. Satu, gue memang ingin mengisi waktu gue
dengan padat dan maksimal. So, nggak ada waktu buat main-main. Intinya gue
ingin hidup gue seperti waktu undergraduate, gue banyak kegiatan dan kerja.
Jadi gue bisa men-set waktu yang gue punya seoptimal mungkin. Gue jadi tahu
kalo gue harus segera menyelesaikan assignment tepat waktu karena gue bakal
bekerja besok. Kalau gue nggak bisa lama-lama ngobrol nggak jelas sama teman
karena gue harus meeting activity A. Kalau gue harus cepat-cepat bangun dan
mandi karena gue mau ketemu dengan lecturer. Dan begitu seterusnya.. xD Dua, untuk mendisiplinkan diri gue yang suka ngaret dan lambat ini.
Selebihnya, ya, karena gue juga perlu uang. Nggak bisa mengandalkan uang dari
orang tua terus. Lagi, gue sudah terbiasa dengan hidup bekerja seperti di
Tunisia dulu dimana gue mendapatkan gaji setiap bulannya. Gue juga biasa
mengerjakan pekerjaan seperti waitress, catering, makmal, volunteer, waktu S1
dulu. (Soal pengalaman kerja yang ini bakal gue ceritain nanti) So, gue nggak kaget lagi dengan edisi sibuk-sibuk ini hehe Dan satu hal,
gue emang nggak bisa kalo nggak sibuk. Bukan apa-apa (sombong atau gimana), yang ada gue malah bosen
dan waktu gue banyak terbuang untuk hal-hal yang nggak perlu xD
Oh ya, gue juga ikut satu
organisasi cukup besar start semester ini: Persatuan Pelajar Indonesia di Malaysia (PPIM). Gue
menyadari passion gue di bidang sosial budaya dan olahraga harus dikembangkan.
Gue juga nggak bisa hidup tanpa organisasi dan gue udah lama banget pengen
masuk PPIM. So, welcome! X)
Sekian dulu, recap untuk September
ini. Makasih banyak udah memberikan pelajaran-pelajaran berharga. Start minggu
ini gue akan fokus dengan satu project. Mau tahu apa? Eits, rahasia! xD
Pastinya gue akan lebih mengembangkan diri gue lagi. Dan akan mengabdikan diri
gue untuk karya dan Allah SWT, pastinya. *)
Have a nice October! Thanks
September! xD
Bisous ♥
Chandini
No comments:
Post a Comment